Tuduhan Keji Gatot Nurmantyo Terhadap TNI

Narasi kebangkitan PKI seakan sudah menjadi agenda tahunan bagi seorang mantan jenderal Gatot Nurmantyo. Walaupun dia sendiri sudah menyadari kalau narasi kebangkitan PKI itu sudah basi dan tidak akan laku. Namun kenapa narasi ini terus di tiup tiupkan.? Dan jawabanya apa lagi kalau bukan menyangkut masalah nafsu politik.

Tahun 2018 Pak Gatot juga pernah mengangkat narasi kebangkitan PKI untuk menyerang pemerintah, sebagai orang yang selalu berseberangan dengan pihak pemerintah beliau pernah menuduh kalau pihak penguasalah yang menghapus pelajaran sejarah, pencabutan tap MPR tentang pelarangan PKI, dan menghilangkan kewajiban nonton film G30S/PKI yang sudah berlaku sejak jaman orde baru. Dan dengan logika jongkoknya, Gatot menyimpulkan kalau semua itu dilakukan oleh PKI. Padahal kenyataanya. silahkan tonton video di atas agar kita semua paham, bagai mana kualitas seorang Gatot Nurmantyo.

Namun seolah tidak pernah kapok dan tidak merasa malu, narasi jahat ini kembali Gatot hembuskan menjelang akhir bulan September tahun sekarang. Kali ini yang Gatot sasar bukan pihak pemerintah, namun pihak TNI, yang notabene telah membesarkan namanya.
Menurut Gatot, saat ini TNI sudah di susupi oleh PKI hanya dengan bermodal fakta kalau diorama patung Soeharto, Sarwo Edie, dasn Jend Naution di museum Dharma Bakti sengaja di hilangkan oleh pangkostrad. Padahal pencetus dibongkarnya diorama itu adalah Letjen (purn) Azmyn Yusri Nasution yang merupakan pembuat patung diorama tersebut.

Saya jadi teringat sebuah pepatah kuno dari Yunani, "Hanya keledai yang bisa jatuh ke dalam lubang yang sama dua kali", Saya tidak menyamakan Pak Gatot dengan keledai yang memang bodoh, tapi  jika melihat apa yang dikatakan Pak Gatot, saya jadi terbetik untuk merubah pepatah diatas menjadi " Keledai saja tidak jatuh ke lubang yang sama sampai dua kali"



Sumber:


Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.