Gaji Pejabat Tinggi, Iri Bilang Boss

Saat ini banyak sekali orang, terutama orang-orang malas, orang gagal dan orang iri yang getol membahas tentang besarnya gaji pejabat negara Indonesia. Namun apakah memang betul gaji seorang pejabat misalnya Presiden itu gajinya besar..!? Ya... Dalam satu bulan gaji seorang presiden bisa mendapatkan gaji dengan total 60 jutaan. Gaji segitu memang sangat besar jika di ukur dengan kehidupan saya.

Tapi masalahnya menurut saya pribadi tidak terletak pada besar kecilnya gaji pejabat. Tapi pada urgensinya. Semua harus paham dulu  bahwa penetapan gaji dari mulai presiden sampai buruh kecil seperti saya itu di atur oleh undang undang. Dari dulu sampai sekarang jumlahnya ya di sesuaikan dengan undang undang yang sudah disepakati bersama
 
Selama keuangan negara itu sehat dan mampu, saya gak peduli berapapun gaji pejabat. Karena saya tahu untuk menjadi pejabat itu tidak mudah. Banyak yang harus dikorbankan untuk menjadi seorang pejabat, sebut saja misalnya Jokowi atau Nadiem Makarim, sebelum menjadi pejabat negara, mereka berdua adalah seorang pengusaha yang sukses. Dan pendapatannya tentu lebih besar dari pada menjadi pejabat negara. Namun saat bicara tentang pengabdian pada Negara, mereka dengan suka rela meninggalkan bisnisnya.

Itu baru dari sisi finansial, belum pengorbanan dari sisi privasi, hidup menjadi pejabat negara itu sangat ketat, di atur dan di jadwal, bagi orang yang biasa hidup bebas, dia tidak akan bisa menjalani kehidupan pejabat. Selain itu ada pengorbanan dari sisi psikologis, saat seseorang siap menjadi pejabat, maka dia juga harus siap dibully, dicaci, dimaki, dihina, dan sebagainya.

Intinya, silahkan atur gaji sesuai proporsinya masing masing. Yang terpenting adalah apa yang diterima harus sesuai dengan yang di kerjakan. Jangan sampai gaji sudah besar tapi hasil kerja sangat minim atau bahkan tidak ada. Ini bukan hanya berlaku bagi pejabat negara, tapi pada buruh kecil sekalipun. Karena kebanyakan orang Indonesia itu rata rata gaji ingin besar tapi gak mau susah. Makanya mereka getol membahas gaji pejabat karena aslinya mereka itu iri. Kerja ingin seperti pengangguran tapi gaji ingin seperti pejabat.
Mereka lupa kalau sekarang sudah zamanya persaingan yang ketat. Siapa yang kendor dia akan tertinggal. Siapa yang malas maka akan susah, jadi jangan salahkan orang lain. Salahkan ketidak mampuan sendiri, caranya coba benturkan kepala sama tiang listrik.

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.