Sikap Ini Yang Mampu Memerangi Covid, Apa Itu?


Berbeda-beda tapi tetap satu.

Secara harfiah, tulah arti dari semboyan bangsa Indonesia, "Bhinneka Tunggal Ika". Indonesia memang negeri yang majemuk. Negara yang memiliki ribuan pulau dengan perbedaan adat, budaya, ras, suku dan agama. Dan kita tentu bangga terhadap negeri ini dari pandangan mata dunia.
Tapi dunia tentu tidak tahu semuanya, karena mereka hanya memandang Indonesia dari sisi luarnya saja. Sementara dari sisi dalam, kita semua pasti tahu, bahwa negara ini mempunyai masalah yang kompleks karena perbedaan.

Sejarah Bhineka Tunggal Ika
Bhineka Tunggal Ika adalah sebuah kutipan kakawin Jawa kuno karangan Mpu Tantular pada masa kerajaan Majapahit, yaitu Kakawin Sutasoma. Kakawin ini mengisahkan tentang toleransi antara umat Hidu Siwa dan umat Budha. Jadi sejak jaman dulu, sikap persatuan di negeri ini memang sudah ada. Dan dari sinilah akar tumbuhnya persatuan yang tertulis dalam butir Pancasila, Sila yang ke tiga.

Indonesia Lupa Akan Persatuan
Namun seiring berjalanya waktu, seiring perkembangan jaman dan perkembangan agama, persatuan bangsa ini lambat laun makin memudar. Apa lagi pasca masuknya ideologi komunisme ke Indonesia. Penduduk lebih suka hidup secara komunal, hidup berkelompok dari segi apapun. Baik secara kesukuan, maupun agama. Ribuan bahkan mungkin jutaan komunitas ada di negeri ini sekarang.

Perbedaan karakter, perbedaan misi, dan perbedaan tujuan, semakin memupuk hilangnya rasa persatuan. Kalaupun jargon jargon persatuan dibuat, itu hanyalah basa basi. Sekedar pemanis pada logo logo dan hiasan dinding.

Bahkan saat seseorang mengungkapkan atau berbicara tentang patriotisme, orang lainya ada yang mengatakan itu salah dan sesat. Oleh karena itu, tidak heran kalau bangsa ini tidak pernah bisa menyelesaikan masalah apapun.

Akibat Hilangnya Persatuan
Dan itulah sebabnya kenapa bangsa ini selalu jalan ditempat, dan tidak akan kemana-mana di saat bangsa lain sudah ada didepan. Dimana bangsa lain sudah berdamai dengan covid, bangsa ini masih sibuk membual kalau covid itu tidak ada. Dimana yang lain sibuk memerangi wabah, yang lainya malah sibuk memerangi mereka.






Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.