Cara Agar Indonesia Sukses Vaksinasi


Penduduk Indonesia itu sangat unik, dan keunikanya tidak akan pernah ditemukan di negara bagian manapun.  Silahkan anda tanyakan, apa yang tidak ada dari penduduk indonesia ini, semua pertanyaan pasti ada jawabanya.

Apakah ada orang Indonesia yang memakan mayat manusia.!? Ada.
Apakah ada pria yang tertipu menikahi pria lagi.!? Ada.
Apakah ada orang yang percaya kalau covid itu tidak ada.!? Ada..!
Apakah ada orang yang enggan di vaksin covid karena takut disuntik.!? Ada, dan banyak malah.

Nah.. dilihat dari uniknya orang Indonesia, tentu tidak akan pernah sukses program vaksinasi nasional yang dicanangkan pemerintah jika hanya menggunakan metode biasa saja. Perlu metode extraordinary untuk menghadapi masyarakat unik.

Dan itu bisa buktikan dengan masih jauhnya jumlah hasil vaksin dengan target vaksin. Masalahnya ada pada kepercayaan, hampir setengah dari penduduk Indonesia tidak percaya kepada pemerintah berikut kebijakan kebijakanya. Itulah sebabnya kenapa banyak penduduk negeri ini enggan di vaksin.

Dan yang paling bertanggung jawab pada semua itu adalah doktrin doktrin sesat tentang covid. Pemerintah terlalu abai pada masalah ini. Mereka terkesan setengah setengah dalam bersikap disatu sisi ingin memvaksin semua penduduk, tapi disisi lain membiarkan media dan tokoh tokoh yang setiap hari menghasut orang agar tidak di vaksin. Padahal wabah ini sudah hampir berjalan 2 tahun.

Jadi metode extraordinary yang pertama kali harus dilakukan pemerintah agar vaksinasi sukses adalah, tertibkan dulu para benalu tersebut, berani.!? Karena sepanjang mereka tetap eksis dan tetap diberi panggung, sepanjang itulah orang lugu dan polos ini enggan divaksin.

Dan yang kedua adalah lakukan vaksinasi dengan cara door to door bila perlu. Sisanya silahkan tentukan sendiri. Percayalah, orang Indonesia itu lebih memilih naik ojek ketimbang jalan kaki walau jaraknya hanya 100 meter, dan percayalah, mata orang indonesia itu akan menjadi hijau saat melihat sesuatu yang gratis.

#Ayokitavaksin

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.