Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman Yg Sudah Murtad

Borobudur adalah salah satu destinasi wisata yang paling banyak diburu oleh pelancong domestik maupun luar negeri. Dan dulu bahkan pernah menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia.
Menurut Wikipedia, Borobudur dibangun oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.

Namun menurut KH. Fahmy Basya seorang pengajar Matematika Islam di Univ Islam Syarif Hidayatullah, Borobudur itu peninggalan Nabi Sulaiman. Maka secara otomatis Borobudur pun menjadi mualaf, Dan itu berdasar dari dalil dali sejarah Islam. Itulah sebabnya beliau bahkan sampai berani menantang pada siapapun untuk membuktikan kalau Borobudur di bangun oleh para penganut agama Buddha pada masa pemerintahan wangsa Saylendra.

"Silakan, coba mana bukti Borobudur dibuat abad delapan oleh Syailendra. Tidak ada bukti otentik/kuat menunjukkan itu," tantang Fahmi di depan event Festival.
Padahal klaim beliau tentang Borobudur peninggalan Nabi Sulaiman pun bukan berdasar bukti otentik, tapi cocokologi dalil.
Jika anda ingin tertawa, silahkan tertawa, jangan di tahan. Haha..

Sayangnya, setelah Borobudur masuk Islam, tahun 2021 Borobudur kembali murtad. Dia kembali ke Agama lamanya yaitu Buddha. Itulah sebabnya Ustadz Sofyan Chalid melarang umat islam untuk berdarmawisata ke Borobudur. 
"Hukumnya haram, karena itu termasuk persetujuan terhadap peribadahan mereka makanya kita tidak boleh duduk-duduk bersama orang yang menghina agama. Allah mengatakan kalau kamu duduk bersama mereka kamu seperti mereka," jawab Sofyan seperti dikutip detikcom dalam video tersebut, Senin (13/9/2021).

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.