Menganalisa Tulisan Dengan Empirisme

Sebelumnya saya tidak akan meminta maaf, walau sudah bisa dipastikan setelah membaca tulisan ini, akan ada banyak orang yang merasa kesal dan terlukai. Namun tulisan ini memang bertujuan untuk melukai. Yaitumelukai dengan cara menelanjangi tulisan orang tolol.

Sering saya jumpai seseorang menulis seperti ini : " Hantu itu suka menakut-nakuti ".
Bila di analisa secara logika dan empiris, Kalimat di atas betul-betul tulisan yang lahir dari ketololan. Bagaimana tidak, ada dua celah kesalahan disana.
Pertama, Dalam kalimat tersebut ada sebuah subjek bernama hantu yang di anggap benar benar nyata. Padahal dalam dunia kongkrit, hantu itu entah ada entah tidak. Karena hantu yang kadung dianggap nyata selama ini Berasal dari permainan perasaan dan permainan teknologi.

Kedua, Subjek yang belum jelas juntrunganya tersebut justru malah di klaim sudah melakuan sebuah tindakan. Yaitu menakut-nakuti manusia. yang jadi pertanyaan, dasarnya dari mana.? bila yang pertama saja belum jelas keberadaanya.!?

Intinya kalimat di atas, bila di analisa secara logika nilainya tidak lebih dari tumpukan sampah. Karena itu, belajarlah menganalisa saat menulis, jangan cuma modal pulsa dan otak kosong.
Dasar tolol...!!!

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.