Sebab Kritikan Saya Tidak Terbantahkan

Keluguan yang menjadi penyakit kronis,
Pada mereka yang mengkritik tulisan kritis saya tentang Tuhan dan Agama,
Rata-rata karena mereka tidak mengerti peta konflik yang saya hidangkan.

Misalnya saat saya mencincang Tuhan dan Agama dari sudut berpikir murni.
Sekaligus dengan epistemologi empirisme.
Tapi mereka menangkisnya hanya dengan dogma.
Artinya jawaban mereka itu baru sebatas klaim pembelaan yang dogmatis.

Maka tidak heran, bila mereka selalu gagal mematahkan kritik saya,
Sepadan saja tanggapan mereka, masih jauh.
Kasarnya, tangkisan mereka itu baru level OOT.

Sallam

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.