Bagaimana Seharusnya Menyikapi Kitab Suci?

Merobek, merusak, atau membakar kitab suci,
Seperti yang dilakukan seorang pendeta Amerika
Itu adalah tindakan yang sangat kampungan.
Termasuk yang menggunakan gambar karikatur sebagai bahan olok olok.
Itu melambangkan bahwa pelakunya tolol, dangkal dan tidak punya gagasan cerdas.
Artinya, nalar mereka masih sebatas nalar anak-anak.

Mereka yang sudah cerdas,
Cara memandang sebuah  kitab suci, sikapnya berbeda
Mereka memandang Kitab Suci adalah sebagai karya sastra
Sebagai kumpulan hikayat kaum pendahulu yang dilestarikan dari masa ke masa
Atau bisa dikatakan juga
Sebuah dokumen hegomoni politik dengan legitimasi sakralitas.

Understood..?

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.