Anies Baswedan Korban Pencari Konten


Selamat pagi Indonesia, sallam damai NKRI. Pak Anies Baswedan, saya yakin semua orang Indonesia pasti sudah mengenal beliau. Karena selain pernah menjadi menteri, saat ini beliau juga seorang Gubernur ibu kota yang merupakan wajah dari negara Republik Indonesia yang kita cintai ini.

Selain itu, saya juga yakin jika warga negara Indonesia tahu betul bagaimana kualitas kerja pak Anies, sekalipun mereka ini adalah pendukung setia pak anies. Karena setiap manusia tentu memiliki hati nurani yang tidak bisa dibohongi bahkan oleh dirinya sendiri. Artinya, dalam hati kecil siapapun pasti mengakui kalau Pak Anies Baswedan ini tidak cakap dalam memimpin sebuah daerah.

Tidak perlu menjadi pintar untuk bisa menilai bagaimana kualitas Pak Anies. Di era modern seperti sekarang, orang awam seperti saya saja bisa dengan mudah mendapatkan akses terhadap sepak terjang pak Anies dalam mengelola ibu kota, apapun itu. Baik kebijakan atau keputusan yang bagus, yang gak jelas, atau yang buruk. Tinggal kita menghitung, banyak yang bagus, atau yang gak jelas dan tidak berguna. Rumusnya begitu kan.!?

Menarik dengan viralnya Pak Anies Baswedan sebagai gubernur terbodoh versi mesin pencari google, algoritma nya tentu karena banyak netizen yang menulis kata kunci Anies Baswedan Ini memang tidak bisa berkerja. Dan ini fix dengan konten pemberitaan yang ada. Kebanyakan kebijakan atau tindakan pak anies diberitakan tidak beres.

Jadi sebetulnya semua warga Indonesia itu tahu kalau pak Anies ini bukan apa apa. Apa lagi kalau sampai dibandingkan dengan pemberitaan hasil kerja Presiden Jokowi dalam membangun Indonesia, khususnya di wilayah timur Indonesia atau daerah daerah yang selama ini di "anak tirikan". Ini jelas bagai langit dan bumi, tidak sebanding dalam hal apapun. Apa lagi jika dilihat dari luas wilayah yang ditangani, Anies jelas kecil sekali.

Intinya, bagi warga Indonesia yang melihat kredibilitas kerja saat memilih pemimpin, pak anies jelas tidak layak diperhitungkan di pilpres 2024 nanti. Terlalu banyak hal negatif yang sudah di lakukan pak anies saat mengelola Jakarta. Apa lagi kalau ditanya masalah janji kampanye yang tidak terwujud satu pun, pak anies jelas akan ditinggalkan. Kecuali bagi mereka yang punya kepentingan terhadap pak anies, terutama dari sisi keuntungan pribadi atau kelompoknya. Mereka tentu akan terus mengangkat pak anies dengan bermacam narasi.

Mungkin itu satu satunya hal positif yang terdapat pada diri pak anies, yaitu membantu para pembuat konten mendapat keuntungan atas ketidak becusannya bekerja. Contohnya ya seperti tulisan ini. Haha...


Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.