Tuntut Jokowi Mundur, Siapa Saja Mereka?

Karena meningkatnya jumlah korban covid di Indonesia, banyak orang yang menuntut agar Jokowi segera mundur dari jabatanya sebagai Presiden. Dan alasan yang mereka buat adalah " Jokowi tidak mampu menangani Covid". Lalu siapa saja mereka yang menuntut Jokowi mundur.!?

#JokowiAtasiPandemi

Jawabanya, siapa lagi kalau bukan meraka sekumpulan manusia kalah. Gerombolan gagal move on karena jagoanya kalah oleh Jokowi saat pemilihan presiden dulu.
Ini memang hanya opini saya, namun orang bego alami pun pasti akan dengan mudah memetakan hal seperti ini, tidak perlu harus jadi menteri atau pejabat dulu terus dipecat. 

Wacana "Jokowi Mundur" atau "Turunkan Jokowi" ini bukanlah hal baru. Dari sejak mulai jadi presiden periode pertamapun istilah itu sudah sering terdengar. Namun yang paling fenomenal adalah tagar #2019GantiPresiden. Konteksnya kan sama, cuma alatnya saja yang beda.

Setelah memenangkan pemilu pun, istilah "Turunkan Jokowi" juga ada, dengan alasan kemenanganya di dapat dengan cara curang, Ada lagi orang yang menyruh Jokowi mundur karena dianggap sebagai raja utang, dan sekarang, karena covid. Ya kan..!?

Istilahnya, ini mirip dengan jargon sebuah iklan teh botol, apapun masalahnya JOKOWI MUNDUR solusinya. Jadi pada intinya, istilah Jokowi Mundur atau Turunkan Jokowi itu bukan dalam rangka membantu bagaimana menyelesaikan masalah negara, yang konteksnya untuk kepentingan rakyat, tapi murni dari emosi pribadi karena menjadi manusia kalah dan manusia gagal.

Sebut saja misalnya Rizal Ramli, dia pernah menjabat sebagai menteri lalu di pecat. Terus Refly Harun, jadi komisaris utama Pelindo, terus dicopot. Ada lagi Rocky Gerung, manusia gak jelas posisinya dimana dan sebagai apa, tapi merasa sudah jadi orang yang segala tahu. Apapun yang menyangkut dengan Jokowi, dimata mereka gak pernah bener.

Jadi dari uraian saya diatas, mereka menyuruh Jokowi Mundur itu bukan karena tidak mampu menangani covid, tapi karena mereka benci setengah mati pada Jokowi. Walaupun tentu saja mereka tidak akan mengakuinya.

Dan nyinyiran ini dipastikan akan menguap dengan sendiri, seperti nyinyiran yang sudah sudah, karena kebanyakan penduduk Indonesia itu bukan kadrun yang gampang mereka bodohi. 55% rakyat Indonesia percaya, Jokowi mampu menangani Covid.
Apa lagi bila semua pihak dan elemen masyarakat mau berusaha dan bekerja sama dengan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran covid sesuai kemampuan masing masing, atau mininimal bila tidak bisa membantu, berempati terhadap orang lain.

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.