Tantangan Ari Wibowo Untuk Anti Covid

Maksud "anti Covid" yang saya tulis pada judul, bukan berarti orang yang kebal dari serangan covid-19, tapi orang yang tidak percaya adanya covid. Atau orang yang menyebut covid itu sebagai konspirasi, atau menyebut covid sebagai metode baru perang dagang antara China dan Amerika.
Dalam hati saya kadang suka bertanya, dari mana dasarnya mereka bisa mengatakan seperti itu.!? Saya bahkan pernah melihat video ceramah seorang ustad yang mengatakan kalau covid itu senjata biologis untuk menghancurkan Islam.

Tapi saya tidak peduli akan semua itu. Jikapun ada orang yang percaya pada semua pernyataan diatas, itu hak mereka. Saya tidak bisa memaksa mereka untuk percaya, karena bisa saja apa yang mereka yakini tentang covid itu memang seperti itu. Dan saya sebagai orang biasa, yang bukan ahli biologi, bukan ahli farmasi dan bukan juga dokter, tentu tidak bisa menjelaskan secara rinci dan akurat tentang covid.

Namun saat saya menyaksikan jumlah korban yang berjatuhan, saya bisa merasakan bagaimana perihnya ditinggal orang tua, saudara, kerabat, atau kawan, yang gugur akibat covid. Sementara di pihak lain ada saja orang yang mengatakan dengan keras kalau covid itu tidak ada. Apakah harus ada korban dari pihaknya dulu, untuk bisa berempati terhadap orang lain.!? Atau memang hati nuraninya sudah mati.!?

Terus terang, saya greget sekali melihat orang seperti itu. Hanya dengan modal kabar satu pasien di covidkan, lantas meracau kesana kemari seolah olah itu bisa membuktikan kalau covid itu benar benar tidak ada. Memang kasus seperti itu pasti ada, dan pastinya dengan alasan tertentu. Bisa karena petugas yang nakal, atau bisa juga karena masalah biaya.

Tetangga saya ada yang terkena penyakit kanker payudara hampir satu bulan lebih di rumah sakit. Padahal biaya perawatan dan pengobatan yang harus dibayar hampir 8 juta perminggu. Sedang mereka, bukan berasal dari orang yang punya banyak uang. Dan untuk menutupi semua biaya itu, orang tuanya bahkan sampai rela anaknya di covidkan. 
Jadi tak patut rasanya kalau masih ada orang yang teriak tidak pecaya covid hanya karena satu kasus diantara ribuan korban.

Mungkin karena rasa gereget ini jugalah hingga Ari Wibowo yang seorang aktor, nekat menantang mereka yang tidak percaya covid untuk menjadi Relawan pengurus korban covid.


Dan tantangannya yaitu, ikut memandikan mayat korban covid, ikut menguburkan jenazah covid, juga memasang ventilator untuk pasien covid. Semua itu boleh dilakukan tanpa masker dan tidak perlu jaga jarak. 

Nah.. bagi anda yang tidak percaya covid, apakah anda bukan seorang pecundang dan menerima tantangan ini.!?

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.