Simpatisan Rizieq Shihab Ricuh Di Tasikmalaya


Terus terang saya sampai meninju tembok saat membaca berita simpatisan RS di Tasikmalaya membuat kericuhan didepan kantor kejaksaan negeri Tasikmalaya, Senin kemarin. Yang membuat saya geram adalah, ko masih ada saja orang bar bar di negeri ini yang membuat kericuhan di kotanya sendiri, sementara yang lain sedang berjuang melawan covid.

Awalnya mereka berdemo menuntut agar Riziek Shihab dibebaskan. Yang jadi pertanyaan sekarang adalah, mereka ini siapa..!? Dan bagaimana cara pandang mereka terhadap kasus Riziek Shihab.!?
Mereka ini pura pura bego, pura pura buta atau bagaimana..!?
Istri saya yang asal Tasikmalaya saja sampai bilang "Ngerakeun.!".



Sekarang mari kita kupas bagaimana memalukanya kelakuan mereka. RS itu disidang di pengadilan negeri Jakarta Timur, dan ditahan di mabes Polri, kenapa demonya di PN Negeri Tasikmalaya? Sudah begitu membuat ricuh pula di kotanya sendiri.. demi apa..!? Apakah demi mencoreng nama Tasikmalaya agar semua orang tahu kalau Tasik itu basis kumpulan eks FPI.!?
Apa belum cukup dengan stigma kota basis DI/TII.!?

Saya yakin, mereka tidak bergerak secara spontan. Tapi memang ada yang menggerakan, ada yang memobilisasi. Itu terbukti dengan ditangkapnya beberapa orang provokator dalam kasus tersebut. FPI sudah mati, sudah jadi ormas terlarang, seharusnya kepolisian lebih berani menusuk kedalam. Gali terus siapa tokoh sentral dan tokoh elit yang sudah menggerakan mereka.

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.