Perbedaan Orang yg Sudah Vaksin dan Belum


Vaksin itu bukan obat, tapi antidot atau antibodi agar suatu waktu penyakit masuk, tubuh sudah siap melawannya. Dan vaksin juga tidak membuat kita kebal terhadap suatu penyakit, hanya saja bagi orang yang sudah di vaksin dan terkena suatu penyakit, gejalanya tidak separah yang belum di vaksin. Itulah penjelasan sederhana kegunaan vaksin.

Orang yang belum di vaksin sangat beresiko pada kematian dan long covid. Sedang orang yang sudah di vaksin lebih pada tidak bergejala atau hanya gejala ringan saat terpapar covid. Selengkapnya silahkan anda perhatikan tabel dibawah;

Sudah Vaksin Belum Vaksin


Tidak mengalami demam Resiko tinggi terpapar varian delta
Tidak mudah lelah Beresiko tinggi pada tingkat kematian
Tetap mengalami napas pendek, sakit telinga dan pembengkakan kelenjar dengan tingkat risiko separuh dari yang dirasakan umumnya. Tubuh cepat melemah

Risiko kehilangan penciuman, menggigil, dan sakit kepala berkurang separuh dari yang dirasakan umumnya.

Beresiko tinggi kehilangan penciuman, menggigil dan sakit kepala.
Menurunkan resiko kematian Beresiko tinggi mengalami nafas pendek, pembengkakan kelenjar dan sakit telinga
Dari keterangan dan tabel diatas, seharusnya tidak ada alasan lagi untuk enggan divaksin, apa lagi sampai menolak divaksin. Memang betul, divaksin ataupun tidak kita akan tetap mati, tapi kalau tidak sayang dengan nyawa sendiri, setidaknya sayangilah nyawa orang orang terdekat anda. Baik itu istri, anak, ibu, bapa, kerabat, kawan, dan sebagainya.

Saya tahu, anda mempunyai pemikiran negatif terhadap vaksin karena dibodohi orang di sosial media, hingga akhirnya menjadi takut untuk divaksin. Namun apakah anda ingin terus menjadi orang bodoh.!? Tentu tidak bukan.!?
Oleh karena itu, AYO DI VAKSIN..

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.