Manfaat Corona, Banyak Orang Belum Tahu

Saat ini serangan covid fase kedua begitu dahsyat, dengan lahirnya virus varian baru membuat tingkat kematian semakin melonjak dan pemerintahpun semakin sibuk bekerja guna menangkal sampai menghacurkan si covid ini.

Dana dikucurkan ke berbagai aspek, tak peduli walau berhutang kemana mana tapi ini harus dilakukan. Bijaknya, seluruh elemen masyarakat tentu harus ikut berpartisipasi dalam memutus mata rantai virus ini, mendukung pemerintah agar semua yang sudah dikorbankan tidak menjadi sia sia dan si copid ini cepat pergi dari negeri ini, Minimal mengikuti anjuran anjuran pemerintah dan tenaga medis seperti emengikuti aturan prokes. Semua sudah lelah.

Corona Virus

Itulah mungkin realisasi dari dasar negara kita yang ke 3 yaitu Persatuan Indonesia. Semua harus bersatu dalam menyelesaikan masalah, bahu membahu mengatasi pandemik sesuai kemampuan masing masing.

Tapi memang tidak bisa dipungkiri, jenis dan pemikiran manusia itu tidak sama. Selalu akan ada yang baik dan yang buruk, yang benar dan yang salah. Walaupun naturnya tidak ada orang yg mau disebut salah dan buruk, inginya dianggap benar dan baik.

Namun tidak perlu khawatir, setiap manusia memiliki tools yang mampu membedakan keduanya, yaitu sinkronisasi akal dan logika.
Dengan tools ini, maka otomatis kita akan mengetahui kebalikan dari Pancasila sila ketiga yang saya tulis diatas, yaitu Perpecahan Indonesia.

Disadari atau tidak, di negeri ini banyak orang dari berbagai kalangan yang menginginkan negara  Indonesia yang saya cintai ini terpecah. Dan motifnya tentu karena kepentingan pribadi. Baik itu berupa keuntungan maupun eksistensi sosial.
Kasarnya, kalau negeri ini damai, mereka tidak dapat untung. Kalau negeri ini tidak terpecah, mereka tidak bisa menampilkan diri dihadapan sosial.

Maka apapun masalahnya, akan mereka manfaatkan dengan sebaik baiknya. Yang penting tujuan pribadi mereka tercapai. 
Termasuk memanfaatkan masalah penanganan si covid, baik lewat cara kasar dengan menggunakan metode hoax, dan memberi informasi yg salah, atau dengan cara halus dengan menggunakan metode "Atas Nama Rakyat".

Anda mungkin pernah membaca atau melihat orang berkata
" Virus ini akan hilang kalau presidenya Anies Baswedan ".  Sebagai orang awam, terus terang otak kecil saya ini tidak bisa menerima pernyataan tersebut. Padahal itu katanya ahli filsafat.

Ada lagi orang yang bilang, " Failed Nation" yang di artikan negara sudah gagal menangani covid. Yang jadi pertanyaan saya adalah apa ukuran kegagalan tersebut.!?
Karena dia tidak menyertakan itu.

Dari uraian diatas, apakah pernyataan pernyataan mereka itu terlihat sedang membantu pemerintah dalam menangani wabah..!?
Tidak sama sekali, yang mereka lakukan hanya memanfaatkan covid demi kepentingan pribadi dan kelompoknya. Tak peduli rakyat akar rumput menjadi bingung dan terpecah jadi cebong kadrun, yang penting untung dan bisa eksisi.

Itulah bukti bahwa mereka sudah lulus menjadi manusia busuk.



Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.