Kenapa Pro Jokowi Ikut Oposisi Terkait Perpanjangan PPKM?


Pelaksanaan PPKM Darurat memanglah tidak sempurna, apa lagi ini adalah pertama kalinya pemerintah Indonesia membatasi gerak dan aktifitas masyarakat dikehidupan moderen yang bebas, serba cepat, dan serba mudah. Maka wajar jika ada sebagian orang yang ngamuk dan merasa tidak nyaman, karena PPKM Darurat ini memang diluar kebiasaan

Ini mirip dengan PLN yang melakukan pemadaman listrik, karena kita sudah terbiasa hidup dalam keadaan terang benderang, tiba tiba mati lampu, jelas tidak akan merasa nyaman sampai marah.
Nasi belum mateng, HP sudah lowbatt, kerjaan belum beres, dan sebagainya.

Bagi orang yang mengerti, pasti mereka akan berpikir PLN mematikan listrik karena suatu alasan. Bisa karena sedang dalam perbaikan, bisa karena ada kebakaran, atau yang lainya.
Kurang lebih seperti itulah analogi yang tepat untuk menggambarkan situasi PPKM Darurat dimasa pandemi seperti sekarang.

Dan Disini saya sudah menjelaskan secara rinci, kenapa PPKM Darurat yang seharusnya menjadi solusi untuk menangkal penyebaran covid, justru malah menimbulkan masalah baru..!?

Dimana banyak orang yang mengatakan bahwa mereka kelaparan karena tidak bisa menghasilkan uang.
Yang jadi pertanyaan, betulkan PPKM Mandiri mengakibatkan mereka kelaparan.!?
Betulkah karena PPKM Darurat mereka tidak bisa lagi bekerja.!?

Dan jawaban saya adalah BOHONG..!!

Pertama, mereka hanya berani berteriak di sosial media. Kalaupun ada seseorang yang beruntung bisa mengatakan rasa marah dan ketidak nyaman akibat PPKM di stasiun TV Nasional, kebenaranya masih bisa diperdebatkan.

Dan kalaupun hal itu memang terjadi, yang paling terdampak dari PPKM adalah mereka yang memang kondisinya memang sangat kesusahan walau diluar masa pandemi. Ditambah dengan pembatasan PSBB maupun PPKM, otomatis kehidupan mereka akan terasa lebih susah.

Nah mereka mereka inilah yang di manfaatkan oleh segelintir manusia bangsat untuk mencari populeritas, demi like dan komentar mereka menari diatas derita orang lain. Sedang mereka sendiri tidak dalam kondisi kelaparan, mana ada orang kelaparan mampu membeli kuota buat upload video dan aktif di sosmed.!?

Lalu apakah mereka membantu secara nyata terhadap mereka yang kelaparan.!?
Apakah mereka memberi pekerjaan pada mereka yang menganggur.!?
Tidak, mereka hanya omong kosong,  Pemerintah menjamin tidak ada yang kelaparan saat PPKM . Pemerintahlah yang mengurus mereka, ditambah elemen masyarakat baik perorangan maupun organisasi yang memiliki nilai kemanusiaan tinggi, omong besar jika ada orang yang kelaparan akibat PPKM, dan lebih biadab mereka mengatakan itu atas nama Rakyat.

Kalau otak sudah ditulari virus kadrun, memang sulit untuk menggunakan nalarnya, itulah sebabnya pemikiran mereka jadi terbalik dan soak. Otak mereka hanya akan menerima masukan hoax, masukan fitnah, dan informasi sepihak, kasarnya daya pikir mereka akan menjadi sangat minimalis.

Mereka akan lebih menerima informasi satu kasus meninggalnya orang setelah divaksin, dari pada jutaan orang yang baik baik saja sebagai referensi.
Mereka akan lebih menerima satu atau beberapa kasus warung yang ditutup karena melanggar PPKM dari pada jutaan warung yang masih bisa berdagang sebagai logikanya. Menyedihkan bukan..!?

Anehnya, sekarang ini malah banyak juga pendukung pemerintah, khususnya pendukung Jokowi yang tiba tiba ikut seirama dengan suara kadrun. Yaitu terkait perpanjangan masa PPKM Darurat sampai wacana bubarkan PPKM.
Alasanya sama,
" Pak Jokowi, rakyat sudah kelaparan..!! ".

Apakah mereka juga sama sedang mencari populeritas lewat corona.!?  Hingga mereka tidak ridho kalau corona pergi.!?
Padahal kalau memang dampak PPKM Darurat mampu menekan penyebaran covid secara signifikan, apa salahnya jika PPKM Darurat diperpanjang..!?
Kecuali jika PPKM Darurat ini tidak berguna sama sekali, sudahi saja sekarang, dari pada hanya menimbulkan masalah masalah baru yang membuat negeri ini semakin terpuruk.
Betul tidak. ?

Artikel Terkait

Buka Komentar

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar sesuai tema posting di atas. Komentar jorok, spam, atau tidak relevan, akan kami hapus secara permanen.